Breaking News

5 Cara Menumbuhkan Rasa Percaya Diri Pada Anak

5 Cara Menumbuhkan Rasa Percaya Diri Pada Anak

Cara menumbuhkan rasa percaya diri pada anak merupakan sebuah kewajiban yang mesti dilakukan orangtua terhadap anaknya. Dengan percaya diri yang ditanamkan sejak dini, anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang baik di tengah masyarakat.

Menurut psikolog, contoh sikap percaya diri pada anak yakni cenderung bersemangat untuk melakukan hal-hal baru. Selain itu, anak yang percaya diri tidak akan mudah menyerah untuk mencapai prestasi.

Agar anak lebih percaya diri

Kemudian hal apa saja yang seharusnya dilakukan para orangtua  dalam penerapan cara menumbuhkan rasa percaya diri pada anak? Berikut penjelasan lengkapnya.

1.     Mengarahkan anak membuat pilihannya sendiri

Mengarahkan anak membuat pilihannya sendiri merupakan salah satu cara meningkatkan kepercayaan diri. Salah satu contoh sederhana yakni menentukan 1 diantara 2 atau lebih mainan yang akan ia beli.

Dengan metode ini, orangtua dapat mengajarkan anak untuk berpikir mana yang dirasa lebih baik untuk diri anak itu sendiri. Sehingga anak akan lebih terlatih menentukan pilihan terutama saat kondisi lebih rumit di kemudian hari.

2.     Membiarkan anak menyelesaikan masalah dengan usahanya sendiri

Banyak orangtua yang terlalu sering membantu anaknya dalam banyak hal, misalnya mengerjakan PR. Hal ini dikarenakan orangtua berpikir agar pekerjaan anaknya cepat selesai atau agar si anak tidak lelah dan sebagainya.

Namun, hal tersebut justru tidak baik bagi diri anak karena anak tidak dapat mengembangkan kemampuan dan kepercayaan diri mereka. Membiarkan anak berusaha terlebih dahulu juga merupakan cara membuatnya lebih mandiri.

3.     Menghargai apapun usaha yang dilakukan anak

Cara menumbuhkan rasa percaya diri pada anak selanjutnya adalah menghargai sekecil apapun usaha yang telah ia lakukan. Walaupun hasil dari sebuah usaha merupakan hal penting, proses dari usaha anak untuk mencapai sesuatu itu sendiri justru jauh lebih penting. Melalui proses, seorang anak dapat mengembangkan kemampuannya.

Oleh karena itu, berhasil atau tidaknya usaha anak dalam mencapai sesuatu yang positif, orangtua harus menghargai, memuji, dan memotivasi mereka. Dengan begitu, anak akan terus percaya diri untuk mengasah kemampuannya.

4.   Mendorong keingintahuan anak

Rasa ingin tahu anak merupakan hal yang sangat penting untuk perkembangan kepercayaan diri mereka. Pada usia 1-5 tahun atau golden age, orangtua dapat mendorong rasa ingin tahu anak lebih dalam.

Hal yang dapat dilakukan adalah memancing anak untuk bertanya melalui hal-hal yang yang menarik. Setelah itu, apabila anak bertanya sesuatu, berikan jawaban yang sesuai dengan usianya dan menanyakan kembali pendapat mereka.

5.     Jangan mengkritik penampilan anak

Apabila penampilan anak tidak sesuai dengan kemauan orangtua, usahakan jangan mengkritiknya dengan mengatakan jelek dan hal negatif lainnya. Hal ini dapat menjatuhkan rasa percaya diri anak dengan cepat.

Daripada mengkritik, alangkah lebih baiknya jika Anda lebih memilih memberinya saran sekaligus memberikannya edukasi. Pemilihan timing yang tepat juga perlu diperhatikan agar anak tidak merasa tersakiti.

Sampai disini dulu ulasan seputar cara menumbuhkan rasa percaya diri pada anak untuk menjadi pribadi yang kompeten di masa depan. Dari beberapa poin di atas dapat diketahui bahwa peran orangtua sangat berpengaruh terhadap perkembangan rasa percaya diri anak.